Gallery Opening

Neodalan:
Tilem Kesangê

by

Yayasan Peduli Setan

TUESDAY, 8 FEBRUARY 2022
18.00 WITA – LATE
FREE ACCESS

Neodalan: Tilem Kesangê
Penuh cinta, tak peduli dosa.

Apa jadinya jika pikiran sesat untuk membuat agama baru muncul dalam benakmu? Di mana manusia – manusia bebas untuk menyembah dan disembah. Tidak ada lagi aturan dalam menjalankannya. Tidak ada lagi tingkatan untuk persembahannya. Sebuah perkumpulan rekayasa. Hanya bersenang-senang lalu mati dengan tenang.

Bagi kami, rekayasa ini adalah cara kami untuk terus bermimpi. Rekayasa cinta, rekayasa tersiksa, rekayasa menjadi kaya, sebuah kepura-puraan yang memicu nafsu untuk bergerak maju.

Untuk itu, kami menciptakan panduan rekayasa dalam sebuah lontar rekayasa. Di dalamnya tertulis angan-angan tentang merayakan cinta dalam gelap. Bayangkan saja, puncak cinta membuncah namun tertahan tidak boleh keluar. Hanya terbendung dan akhirnya retak.

Disebutkan juga di dalamnya, ia adalah Tilem yang paling sakral. Saat yang tepat untuk menggairahkan diri di tengah samudra nafsu. Penuh cinta, tak peduli dosa. Gairahnya tak terbalaskan.

Lima seniman: August Trd, Eka Sudarma Putra, Gusti Dalem, Swoofone dan Surya Subratha yang penuh gairah penganut lontar rekayasa ini akan menjerumuskan kita ke dalam agama baru dalam perayaan Tilem Kesangê. Sembahlah mereka dengan khidmat. Godalah semua ciptaan mereka. Dosa adalah milik semua, mari kita gunakan sebaik-baiknya.

Yayasan Peduli Setan